Polda NTB Kerahkan 200 Personel Brimob Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan

  • Redaksi
  • Jumat, 16 Oktober 2026 20:42
  • 166 Lihat
  • Polri

MATARAM, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengerahkan 200 personel Satuan Brimob untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan melalui Bawah Kendali Operasi (BKO) Operasi Aman Nusa II. Pasukan tersebut disiapkan untuk mendukung pemadaman, pemantauan titik api, dan patroli pencegahan di lima wilayah hukum kepolisian.

Pelepasan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) tersebut dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja di Mataram, Jumat (16/10/2026). Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan pengerahan ini merupakan dukungan kepolisian dalam penanganan bencana yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Bapak Kapolda NTB secara khusus menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesiapan fisik, mental, serta menjunjung tinggi profesionalisme di medan tugas. Ini adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan dedikasi tinggi,” ujar Kholid.

Dalam arahannya, Kapolda NTB juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, integritas, dan nama baik kesatuan selama penugasan. Personel diminta menjalankan tugas secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan di lapangan.

“Saya berpesan kepada seluruh personel Satbrimob Polda NTB agar senantiasa menjaga integritas dan marwah kesatuan. Jaga kesehatan terutama keselamatan diri personel di lapangan. Berangkat penugasan kemanusiaan 200 personel, kembali juga harus 200 personel lengkap,” tegas Kalingga sebagaimana dikutip Kholid.

Untuk menunjang pergerakan pasukan dan mempercepat penanganan titik api, personel ditempatkan dalam 24 tim taktis yang tersebar di lima wilayah. Polres Kapuas dan Polres Pulang Pisau masing-masing mendapat enam tim, dengan total 48 personel di setiap wilayah. Sementara itu, Polres Kotawaringin Barat, Polres Kotawaringin Timur, dan Polres Katingan masing-masing mendapat empat tim atau 32 personel.

Dengan pembagian tersebut, penempatan pasukan dirancang menjangkau lima wilayah penugasan. Setiap tim taktis terdiri atas delapan personel sesuai keterangan dalam siaran pers. Adapun posko utama sekaligus kedudukan komandan batalyon penugasan dipusatkan di Kotawaringin Barat, tepatnya di Pangkalan Bun.

Selain penempatan tim di lapangan, perwira juga ditempatkan di wilayah strategis, yakni Kapuas, Pulang Pisau, dan Katingan. Pengaturan ini ditujukan untuk mendukung kendali operasional, pengelolaan, dan pengawasan pasukan agar pelaksanaan tugas berjalan terarah dan responsif.

“Kehadiran 2 SSK Satbrimob Polda NTB ini diharapkan mampu mempercepat upaya pemadaman, pemantauan titik api, patroli pencegahan, serta memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman Karhutla,” pungkas Kholid.

Melalui penugasan tersebut, personel Brimob Polda NTB diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan karhutla sekaligus membantu melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah terdampak.

Polda NTB#Polda Metro Jaya# Media Budaya Indonesia. Com# InfoCyber. id

Komentar

0 Komentar